bentukbuah mirip srikaya dan di dalamnya menampung 200-500 biji berwarna coklat bak wijen. tinggi tangkai daun 40-90 cm. panjang daun mencapai 15-46 cm dengan beragam tampilan, seperti bentuk hati, panjang dan bulat. ukurannya yang terbilang mini cocok sebagai penghias teras rumah. atas keindahannya, caladium dinobatkan sebagai "ratu
Jawaband. epidermise. korteksf. kayu adalah bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras karena mengalami lignifikasi pengayuan. Penyebab terbentuknya kayu adalah akibat akumulasi selulosa dan lignin pada dinding sel berbagai jaringan di batang. PenjelasanTumbuhan sebagai makhluk hidup yang bisa menghasilkan makanannya sendiri tersusun atas beberapa organ yang menyusun tubuhnya. Organ-organ tersebut memiliki peran dan fungsi tertentu yang berperan dalam kelangsungan hidupnya. Nah, tumbuhan terdiri dari beberapa struktur, diantaranya akar, batang, daun dan bunga. Secara garis besar, akar pada tumbuhan berfungsi sebagai alat penyerap air dan unsur hara dari dalam tanah, menyimpan cadangan makanan, alat respirasi, juga sebagai alat perbanyakan tanaman secara vegetatif. Struktur Morfologi Akar Akar pada tumbuhan merupakan bagian penting yang tumbuh di dalam tanah dengan arah pertumbuhan ke pusat bumi. Pada umumnya, akar berwarna kecoklatan dan tidak memiliki daun. Bantuknya biasanya meruncing, sehingga mudah untuk menembus tanah. Adapun struktur morfologi akar tumbuhan meliputi Meristem apikal, Rambut akar, dan tudung akar. 1. Meristem apikal Struktur ini terdapat pada ujung akar. Bagian ini merupakan awal dari pertumbuhan akar. Pembelahan meristem apikal akan membentuk daerah pemanjangan dan dilanjutkan dengan pembentukan daerah diferensiasi. Daerah diferensiasi dibagi menjadi dua, yaitu daerah pematangan jaringan primer dan daerah jaringan primer yang sudah dewasa. Setelah proses diferensiasi, selanjutnya terjadi pertumbuhan jaringan sekunder. 2. Rambut akar Ini merupaan hasil dari perluasan sel-sel epidermis akar dan biasanya tumbuh dekat ujung akar. Rambut akar berfungsi untuk memperluas daerah absorpsi air dan mineral dari dalam tanah. 3. Tudung akar atau kaliptra Ini merupakan bagian yang berfungsi untuk melindungi ujung akar yang bersifat lunak dan mudah rusak. Bagian luar dari tudung akar akan menghasilkan cairan yang bersifat asam yang didalamnya mengandung enzim. Enzim ini berfungsi untuk menguraikan zat-xat tertentu yang sulit ditembus oleh ujung akar. Kaliptra berasal dari meristem apikal dan terdiri dari sel-sel parenkim. Sel-sel pada permukaannya selalu lepas secara berkesinambungan dan sel di bawahnya menjadi berlendir. Tudung akar berfungsi untuk melindungi sel-sel dari kerusakan yang diakibatkan oleh pertumbuhan akar yang menembus ke dalam tanah. Struktur Anatomi Akar Struktur anatomi akar tersusun atas jaringan-jaringan yang membentuk empat lapisan secara berurutan mulai dari lapisan yang paling luar sampai lapisan yang paling dalam. Adapun struktur ini meliputi jaringan epidermis, korteks, endodermis dan silinder pusat atau stele. 1. Epidermis Epidermis adalah lapisan yang tersusun dari satu sel, berdinding tipis dan bersifat semipermeabel. Dinding epidermis akan membentuk banyak tonjolan yang menghasilkan rambut akar. Sel-sel epidermis yang berada di dekat ujung akar memiliki beberapa bulu akar yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan. Epidermis berfungsi sebagai pelindung akar dari faktor luar yang dapat merugikan pertumbuhan tanaman dan sebagai jaringan penerus air ke bagian dalam akar. 2. Korteks Korteks terletak di bawah lapisan epidermis. Lapisan ini terdiri dari lapisan-lapisan sel yang berdinding tipis, susunannya tidak rapat dan berbentuk melingkar, memiliki banyak ruang antar sel yang memiliki peran penting untuk pertukaran zat. Di dalam korteks terdapat jaringan-jaringan lain seperti parenkim, kolenkim dan sklerenkim. Fungsi korteks adalah sebagai tempat penyimapanan cadangan makanan. 3. Endodermis Lapisan ini terletak di sebelah dalam korteks, yaitu berupa sebaris sel yang tersusun rapat dan tidak memiliki ruang antar sel. Dinding sel endodermis memiliki penebalan gabus yang berupa rangkaian berbentuk pita. Penebalan tersebut biasa disebut dengan pita kaspari. Penebalan gabus menyebabkan dinding sel akar tidak dapat ditembus oleh air. Pita kaspari secara tidak langsung berfungsi untuk menghalangi lewatnya cairan dari dalam tanah melalui dinding sel, sehingga cairan akan mengalir melalui endodermis yang dindingnya tidak mengalami penebalan yang disebut sebagai sel penerus. Endodermis memiliki peran dalam mengatur lalu lintas zat cair air dan garam-garam mineral ke dalam pembuluh akar. 4. Silinder Pusat atau Stele Terletak di sebelah dalam endodermi, stele tersusun atas berkas-berkas pembuluh kayu xilem dan pembuluh tapis floem. Lapisan ini memiliki peran dalam pengangkutan zat pada tumbuhan, serta perisikel yang berada tepat di sebelah dalam endodermis atau di tepi silinder pusat. Perisikel berfungsi untuk membentuk akar cabang. Akar tersebut akan menembus keluar melalui endodermis, korteks dan epidermis. Pertumbuhan cabang kar tersebut disebut dengan pertumbuhan membantu ^^
Gambar1. Bagian-bagian batang. Pada bagian berikut, akan mempelajari ciri dan struktur batang dua jenis tumbuhan, yakni tumbuhan dikotil dan tumbuhan monokotil. Simak dan pahami uraiannya. 1. Batang Tumbuhan Dikotil. Seperti halnya akar, batang juga tersusun atas berbagai jaringan, yaitu jaringan epidermis, jaringan dasar, dan jaringan pembuluh.
- Struktur tumbuhan terdiri dari beberapa bagian yang saling berkait. Bagian-bagian itu mempunyai fungsi masing-masing dan saling mendukung. Batang merupakan salah satu bagian penting dari batang paling utama adalah untuk menopang semua sebagian besar bagian dari tumbuhan. Batang dapat membikin tumbuhan berdiri tegak dan membantu daun menjangkau sinar matahari untuk keperluan fotosintesis. Mengutip Modul IPA 2017 terbitan Kemdikbud, secara umum, batang sebagian besar tumbuhan memiliki bentuk panjang bulat seperti silinder. Batang pun punya ruas-ruas internodus yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku nodus. Bagian nodus inilah yang menjadi tempat melekatnya daun dan tunas. Dari segi ruas, batang tumbuhan monokotil dan dikotil memiliki perbedaan. Batang tumbuhan monokotil memiliki ruas yang terlihat jelas. Sementara itu, ruas batang tumbuhan dikotil tidak terlihat juga Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Beserta Fungsinya Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Tanaman Fungsi-fungsi batang tumbuhan lainnya adalah sebagai berikut a. sebagai penopang atau penyokong tumbuhan agar berdiri tetap tegak; b. sebagai tempat menyimpan cadangan makanan; c. sebagai tempat melekatnya bagian-bagian tumbuhan seperti daun, akar, dan bunga; d. sebagai alur transportasi air dan zat makanan hasil fotosintesis; e. sebagai alat perkembangbiakan secara vegetatif dengan metode pencangkokan; f. sebagai tempat menyimpan cadangan makanan misalnya tebu; g. sebagai tempat membantu proses pernapasan oksigen melalui lentisel. Bagian-bagian Batang pada Tumbuhan dan Penjelasannya Mengutip E-Modul IPA Kemdikbud 2020, batang termasuk bagian pokok tumbuhan. Bagian ini terbentuk dari titik tumbuh batang yang terdapat di jaringan embrional. Sebelum terjadi pertumbuhan menebal sekunder, bagian-bagian dalam struktur batang sama dengan akar, yaitu epidermis, korteks, endodermis, dan stele. Berikut ini penjelasan tentang bagian-bagian itu dan Epidermis Epidermis adalah lapisan batang yang tersusun dari selapis sel, rapat tanpa ruang antar-sel dan berkutikula. Sel-sel penyusun jaringan epidermis selalu aktif membelah guna mengimbangi pertumbuhan batang. Fungsi utama epidermis, yakni sebagai lapisan pelindung batang dari kekeringan. Batang tumbuhan dikotil mempunyai lapisan epidermis berupa kulit kayu yang terbentuk dari jaringan gabus. Jaringan gabus tidak dapat ditembus air dan gas. Oleh karena itu, jaringan gabus mempunyai celah-celah berupa lentisel untuk memelihara perubahan gas. b. Korteks Korteks adalah lapisan batang yang tersusun atas jaringan parenkim yang berkloroplas. Sel-selnya berdinding tipis dan tersusun tidak beraturan dengan ruang antar-sel cukup lebar. Beberapa jenis rumput-rumputan mempunyai jaringan sklerenkim sebagai penguat korteks batang. Sementara itu, tumbuhan sejenis pinus atau konifer pada umumnya tidak memiliki jaringan korteks pada batang tumbuhan bisa beragam, seperti menyimpan cadangan makanan contohnya di pohon sagu, menyimpan air contohnya di kaktus, hingga menyimpan udara contohnya di tanaman teratai. c. Endodermis Endodermis adalah lapisan korteks paling dalam dan berbatasan dengan silinder pusat. Lapisan ini memiliki sel-sel yang bentuk dan susunannya khas. Endodermis merupakan lapisan yang berfungsi menjadi batas antara korteks dan silinder pusat. Lapisan endodermis memiliki banyak sel yang mengandung banyak butir-butir zat tepung. Karena itu, bagian ini disebut pula fluoeterma atau sarung tepung. Endodermis pada batang yang telah dewasa tua biasanya tidak tampak lagi karena telah rusak atau mati, sebab diganti oleh jaringan lain dari bagian stele. d. Silinder Pusat atau Stele Stele adalah lapisan yang berada di bagian batang yang tersusun atas beberapa jaringan, seperti berkas pengangkut, empulur, dan perikambium. Perikambium atau perisikel merupakan lapisan sel yang paling tepi dari silinder pusat. Bagian dalamnya terdapat jaringan parenkim dengan berkas-berkas pembuluh pengangkut. Berkas pengangkut terdiri atas xilem dan floem, yang merupakan kelanjutan dari xilem dan floem akar. Empulur yang terletak di bagian tengah atau inti batang tersusun atas jaringan parenkim. Pada beberapa batang tumbuhan, bagian empulur mengalami kerusakan selama masa pertumbuhan sehingga banyak membentuk ruang antar-sel. Batang tumbuhan tertentu mempunyai saluran getah yang terletak di dalam silinder terdiri atas xilen dan floem. Xilem dan floem pada tumbuhan monokotil berfungsi seperti pada tumbuhandikotil. Xilem berfungsi untuk mengangkut bahan makanan dan air dari akar ke daun. Adapun floem berfungsi untuk mengangkut zat makanan hasil fotosintesis dari daun dan mengedarkannya ke seluruh bagian tumbuhan. - Pendidikan Kontributor Nurul AzizahPenulis Nurul AzizahEditor Addi M Idhom
z0rMos. 4e6bvv1l5c.pages.dev/1474e6bvv1l5c.pages.dev/2274e6bvv1l5c.pages.dev/3894e6bvv1l5c.pages.dev/1884e6bvv1l5c.pages.dev/1924e6bvv1l5c.pages.dev/1494e6bvv1l5c.pages.dev/2464e6bvv1l5c.pages.dev/2804e6bvv1l5c.pages.dev/181
bagian yang bisa dikelupas dari batang dan akar disebut